Skip to main content

4 Perjuangan Luna Maya jadi Suzzanna di Malam Jumat Kliwon, makeup 4 jam hingga adegan dengan ular


Luna Maya mengaku merasa cukup stres karena harus beradegan dengan ular.

Luna Maya dikenal sebagai salah satu aktris yang telah terjun ke dunia hiburan sejak akhir 90-an. Bakat aktingnya pun sudah tak perlu diragukan lagi. Wanita kelahiran 1983 ini pernah membintangi beberapa genre film mulai dari drama, romance, komedi, hingga horor.

Nama Luna sempat menjadi perbincangan usai berakting sebagai Suzzanna di film Suzzanna Bernafas Dalam Kubur yang tayang pada 2018. Tak sedikit yang menyebut penampilannya totalitas karena terlihat sangat mirip dengan wajah mendiang Suzzanna.

Kini, model 39 tahun tersebut kembali berperan dalam film Suzzanna, Malam Jumat Kliwon yang rencananya akan tayang pada 3 Agustus 2023. Film ini sendiri lebih menonjolkan karakter Suzzanna yang merupakan sosok penyayang keluarga dan rela berkorban untuk keluarganya.

Memerankan karakter Suzzanna yang legendaris dan ikonik, Luna Maya pun mengaku mengalami beberapa tantangan untuk bisa menampilkan karakter tersebut secara maksimal. Kira-kira seperti apa ya perjuangannya untuk berperan sebagai Suzzanna? Yuk, intip 4 perjuangan yang diceritakan Luna Maya dalam sesi wawancara yang dihadiri langsung brilio.net.

1. Menuangkan jalan cerita yang kompleks lewat karakter Suzzanna.


Film-film horor yang dibintangi Suzzanna sejak era 70-an dikenal memiliki jalan cerita yang simpel dan mengandung unsur romance di dalamnya namun diceritakan secara kompleks. Hal tersebut membuat Luna awalnya merasa kesulitan dan merasa tak percaya diri untuk berperan sebagai Suzzanna.

"Tantangannya lebih ke film dan ceritanya sih. Film beliau ini punya cerita yang simpel tapi diceritakan secara kompleks. Kayak di film ini, Suzzanna digambarkan sebagai sosok yang penuh cinta, pemberani, dan naif. Sampai akhirnya nasib tragis terjadi. Di fase kehidupannya setelah mati, ia ingin balas dendam sama orang-orang yang pernah menyakiti dia," tutur Luna dalam sesi wawancara yang dihadiri langsung oleh brilio.net pada Jumat (7/7).

Selain itu, Luna juga mengungkapkan jika karakter Suzzanna dalam film ini memiliki eskalasi yang berbeda mulai dari Suzzanna semasa hidup hingga Suzzanna di fase kehidupan lain setelah dia meninggal.

"Agak susah karena Suzzanna ini juga ada eskalasi yang berbeda mulai dari dia hidup, dia masuk ke kehidupan yang lain lagi setelah mati. Itu yang membuat aku nggak pede. Tapi melihat respons sutradara, aku jadi bersemangat untuk bisa kasih yang terbaik untuk film ini," sambungnya.

2. Berusaha menampilkan karakter Suzzanna semirip mungkin dengan aslinya.


Seperti yang diketahui jika karakter Suzzanna di film horor zaman dulu sangat melegenda dan membekas di ingatan banyak orang. Hal tersebut juga yang dirasakan Luna Maya. Saat berperan sebagai Suzzanna, dia pun mencari banyak referensi mengenai akting Suzzanna, salah satunya dengan kembali menonton film-film lama mendiang ratu horor tersebut.

"Jadi sebenarnya yang ingin dicapai di sini adalah gimana aku memainkan karakter suzzanna saat menjadi sundel bolong. Jadi untuk masuk ke dalam karakter, aku lebih banyak nonton film-film beliau. Selain itu, aku juga mencoba menirukan dan mencoba akting semirip mungkin seperti beliau di film," beber Luna.

3. Harus menjalani proses makeup yang panjang selama syuting.


Tak hanya berusaha untuk bisa masuk ke dalam karakter Suzzanna yang kuat dan ikonik, Luna juga mengungkapkan jika dia harus melewati proses makeup yang panjang setiap harinya selama proses syuting berlangsung.

Untuk tampil dan memerankan karakter Suzzanna, Luna harus menjalani makeup prostetik yang dikenal dapat mengubah penampilan seseorang dan membuatnya terlihat mirip dengan karakter yang diinginkan. Bahkan, sang produser juga mendatangkan tim makeup prostetik langsung dari Rusia.

"Iya jadi kalau prostetik itu kan nggak bisa kayak kita makeup biasa. Prosesnya tuh hampir setiap hari syuting minimal paling cepat itu makeup tiga jam. Rata-rata 3 sampai 4 jam," ungkap Luna.

Selain proses makeup yang memakan waktu lama, proses membersihkan wajah dari riasan juga terbilang tak mudah sehingga Luna harus datang syuting paling awal dan pulang paling akhir untuk proses rias wajah.

"Jadi saya tuh pemain yang datang paling awal dan pulang terakhir. Proses melepas riasan itu paling cepat setengah jam karena nggak mudah dan harus pelan-pelan supaya nggak merusak kulit wajah," tuturnya.

4. Harus beradegan dengan ular.


Selain harus melewati proses makeup yang cukup panjang setiap harinya, Luna juga harus melawan rasa takutnya dengan ular. Pasalnya, di film Suzzanna, Malam Jumat Kliwon, Luna Maya harus beradegan dengan seekor ular.

Dia pun mengungkapkan rasa takutnya saat harus menjalani syuting. Adegan tersebut pun menjadi tantangan tersendiri bagi Luna. Bahkan, adegan tersebut berlangsung selama beberapa hari karena kondisi ular yang agresif dan menyerang.

"Di film ini aku harus adegan sama ular. Aku tuh takut banget sama ular. Bahkan scene aku adegan sama ular itu sampai dua hari karena setiap mau take itu ada ajanya problemnya. Antara ularnya tidur atau ularnya lagi di kondisi agresif dan menyerang gitu. Itu menurut aku jadi hari syuting paling stres yang aku alami," kata Luna.

Sumber : Brilio.net

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar