Skip to main content

Ribuan Hinaan Jadi Bukti 'Dosa' Haters Ayu Ting Ting, Sikap Ayah Rozak Malah Mendadak Ciut, Ada Apa?


Angka petisi blacklist Ayu Ting Ting makin hari makin tinggi saja.

Pantauan Sripoku.com pada Jumat (13/8/2021), sudah ada 117.413 orang yang menandatangani petisi tersebut.

Hal ini sontak membuat nama Ayu Ting Ting makin jadi sorotan.

Apalagi dengan kasus yang baru-baru ini terjadi soal Ayah Rozak dan Umi Kalsum yang mendatangi rumah haters Ayu Ting Ting.

Nama Ayu Ting Ting bak makin tercoreng dan mengundang banyak orang untuk menandatangani petisi tersebut.

Diketahui, sebua akun haters @gundik_empang bernama Kartika Damayanti ini melakukan penghinaan kepada Ayu Ting Ting.

Bahkan tak hanya Ayu Ting Ting, putrinya, Bilqis Khumairah Razak juga menjadi sasaran pelaku.

Saking geramnya, Ayah Rozak dan Umi Kalsum sampai menggerebek rumah pelaku di Bojonegoro.

Tak hanya sekali, Kartika Damayanti juga telah ribuan kali memposting soal hujatan ke Ayu Ting Ting dan keluarganya, hingga akhinrya melabrak ke rumahnya.

Lalu seberapa banyak unggah KD hingga membuat keluarga ATT murka?

Meski Kartika Damayanti sudah memohon-mohon minta maaf, namun rupanya keluarga Ayu Ting Ting masih belum mau merespon.


Kini setelah ditelusuri, kelakuan Kartika Damayanti yang diketahui kini bekerja sebagai TKW di Singapura sudah ribuan kali memposting soal hujatan ke Ayu Ting Ting.

Tak heran, kedua orangtua Ayu rela datang ke Bojonegoro untuk datangi haters tersebut.

Selama menjadi admin akun Instagram Gundik Empang, KD sudah mem-posting hampir 1.700 hujatan.

Akun Gundik Empang itu bahkan memiliki 47 ribu followers.

Postingan feed Instagram yang isinya hujatan sebanyak 1.716.

Posting-an tersebut sebagian besar banyak menghujat Ayu Ting Ting dan putrinya, Bilqis.

Hal inilah yang membuat Umi Kalsum dan Ayah Rozak sampai mendatangi rumah Kartika Damayanti di Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, Jawa Timur.

Sementara itu, mengetahui rumahnya didatangi oleh pihak kepolisian, KD berusaha hubungi pihak Ayu Ting Ting lewat akun Instagram @Iamkuntoajieofficial.

"Gue gak ada di rumah. Gue gak mau orangtua gue kenapa-napa, bapak gue punya penyakit jantung.

Makannya gue mau menyelesaikan sendiri. Mereka gak ada hubungannya sama kelakuan gue.

Gue akui gue salah. Dan gue dah kena imbasnya data pribadi gue dan anak gue disebar akun fans nya Ayu.

Posisi gue di luar negeri. Sok apa yang bisa gue lakuin asal jangan datengin rumah ortu gue.

Gue tulang punggung keluarga gue, anak gue yatim.

Please tolong sampein ke Ayu," tutur KD.

Sikap Ayah Rozak Aneh

Kabar soal petisi 'Blacklist Ayu Ting Ting dari Dunia Pertelevisian' ini ternyata sudah didengar ayah Rozak.

Namun, kakek Bilqis itu bersikap tak seperti biasanya.

Dilansir dari tayangan Hot Issue Indosiar, saat kedatangan wartawan, ayah Rozak langsung menutup pintu rumahnya.

Ia tak izinkan pewarta masuk rumahnya.

Ayah Rozak yang biasanya bela mati-matian Ayu di depan wartawan hingga mengucapkan kalimat tegas kini mendadak bungkam dan jadi aneh tak seperti biasanya.

"Ayah, minta komen dikit yah," tanya wartawan.

"Ayah, gimana tanggapannya?" cecar wartawan lainnya.

"Muncul petisi boikot Ayu Ting Ting, Abdul Rozak mendadak diam," tulis caption Hot Issue, Indosiar, Senin (9/8/2021).

Di sisi lain, ayah Rozak dan Umi Kalsum kini mendapat pembelaan dari pengacara Farhat Abbas.

Farhat Abbas ikut berkomentar atas aksi orang tua Ayu mendatangi rumah haters di Bojonegoro.

Menurut Farhat, didatanginya haters oleh orang tua Ayu merupakan langkah tegas sanksi sosial.

"Bapaknya ayu datang kesana merupakan, sanksi sosial," ungkap Farhat Abbas.

Disebutkan Farhat bahwa selain hukuman negara ada juga hukuman sosial.

"Disamping hukum negara yang berlaku, ada juga hukuman sosial, ini kan nggak enak dimarahi didatangi, "jawab Farhat.

"Berarti jati diri manusia ketika didatangi, orang haknya terganggu itu maksud saya hukuman yang lebih parah daripada hukuman di pengadilan," ungkapnya.

Sebagai bintang terkenal Ayu tidak usah memikirkan haters.

"Haters itu kan pembenci yang paling mencintaimu," ungkap Farhat Abbas.

Farhat juga merespon saat ditanya soal orang tua Ayu mendatangi rumah kediaman haters saat PPKM.

PPKM membolehkan keluar kota jika surat PCR dan tidak melakukan aksi kerumunan dan ada keterangan kerja.

Kemudian Farhat menjelaskan mengenai Undang-Undang ITE.

Kapolri membuat aturan khususnya pencemaran nama baik mengupayakan mediasi.

Selama masyarakat mengetahui arti mediasi tidak ada yang melakukan main hakim sendiri.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar